Minggu, 01 Mei 2011

Manusia memilih... Tuhan menentukan :)

Ayahku selalu menanamkan rasa kepercayaan diri  kepada aku sejak aku kecil, ayah selalu mengatakan "jangan pernah merasa rendah diri namun jadikan itu kekuatanmu nak”, inilah yang aku selalu ingat dan aku pegang dalam diri,  dengan diberikan kepercayaan pada diri ini  mungkin dalam alam sadar bawahku ini selalu terngiang dikupingku dan gerak ku hingga dalam gerak-gerik yang aku lakukan. Aku tidak pernah merasa sedih atau kecewa jika ada seseorang yang bergelimang kehidupan, harta , fasilitas , atau semacam lain nya, atau merasa iri akan sebuah fisik yang ia terima dari Tuhan, (hal itu bukan sesuatu yang harus di irikan menurut ku, namun perlu dipuji) hihihi menikmati ciptaan Allah... hehehe

namun aku ”mungkin” akan merasa cemburu jika seseorang memiliki kecerdasan dan ke intelektualitasan yang tinggi disertai nilai plus orang itu baik menurut segi pandangku (dari segi tutur kata atau sikap dalam memperlakukan orang lain) hey itu yang aku selalu cemburui :P atau ketika ada orang yang memiliki keimanan kepada Allah yang tinggi namun dapat membaur dengan masyarakat sosial lain nya, berifikir secara logika dan menyertakan hatinya, memiliki pengetahuan yang banyak, menghormati perbedaan, tidak memandang rendah pada apa yang dilihat (baik dari fisik atau fikiran orang lain) kemudian orang tersebut membaur dengan siapa saja, dan orang lain semata – mata tidak hanya ingin meningkatkan kualitas diri nya namun membaur dan menjadi bermanfaat bagi orang – orang di sekitarnya dan belajar dari apa yang ditemukan nya. (ini aku bisa sangat cemburu) mengapa Allah menciptakan sosok itu secara seimbang dan hebatnya. Itulah kriteria orang – orang yang aku cemburui dalam hidupnya , bukan dari fisik, materi atau segala sesuatu yang bersifat sementara (duniawi).


jika kita memiliki tipe kecemburuan – kecemburuan dari kriteria yang telah disebutkan  diatas kita bisa berusaha untuk mempertimbangkan, apa yang mau kita posisikan saat ini. Ingin berada di posisi cemburu (diam tidak bergerak) atau cemburu 
(bergerak dan berusaha meningkatkan kualitas diri kita, menemukan apa yang kita miliki dan mengembangkan nya? )

segala sesuatu tidak mudah, semua perlu usaha ”Itikad” bisa kah dibayangkan jika kita diam tidak bergerak itu pun perlu usaha, bagaimana tidak ? Kita cemburu karena orang lain memiliki kemampuan yang lebih dari kita, namun kita juga harus menerima bahwa kita berada di bawah mereka, bukankah itu perlu pengorbanan merelakan diri dan menerima ”kekalahan” diri. hehehe, pribadi ini pernah merasakan hal tersebut. beberapa waktu aku pernah terlena akan hal tersebut dengan mengakui mereka orang hebat, dan aku harus menerima kekurangan , namun aku tidak menegerjakan apa – apa, hanya terdiam tanpa pergerakan (bukankah hal ini sering terjadi?) pada diri kita?

 

namun  sepertinya kita perlu berusaha dengan cara yang lain bagaimana mungkin hal ini, kita bisa biarkan begitu saja? Tidak bergerak sedikit pun kita melakukan usaha, juga pengorbanan, lantas mengapa kita tidak berjuang saja, melawan kekalahan diri, dan mencoba meraih nya dengan segala kekurangan yang ada dalam diri, menemukan apa yang kita miliki! Mencari peluang, dan mulai bergerak sekarang, Apa yang dapat kita kerjakan dan memikirkan sesuatu hal yang besar telah dikaruniakan kepada umat manusia di seluruh dunia, Tuhan tidak akan pernah menyia-nyiakan hidup manusia, jika manusia tidak membiarkan dirinya menjadi sia-sia, dapat kita lihat karunia itu di 2 organ utama manusia, adalah Otak manusia, dan Hati manusia (daya intuitif) apakah kita akan menerima apa yang tidak kita usahakan? bagaimana mungkin kita menaruh perhatian sedikit kepada Otak dan Hati kita, sedangkan sesuatu hal yang besar telah ada, kita harus menyadari inilah ”Feature” atau alat  yang telah dianugerahkan oleh Tuhan dan telah disediakan Tuhan untuk kita Manusia dengan (GRATIS) /  (Free) 



Dalam beberapa buku yang telah dibaca, mungkin hanya secuplik saja yang  akan diketahui, namun dengan secuplik saja  (Puji dan syukur harus kita haturkan kepada Sang Pencipta ).  mengenai otak manusia, dan bagaimana kita dapat mengenal alat ciptaan Allah yang luar biasa Otak dan Hati (yang telah dimiliki dan ada dalam diri kita), (sesungguhnya telah melimpah apa yang ada dalam diri manusia jika manusia ingin terus berusaha menemukan  hal itu) yang diberikan secara cuma -cuma tanpa diminta ,Tuhan telah memberikan ini, (apa lagi kalau kita meminta dengan penghormatan dan kerendahan hati kepada Sang Pencipta tanpa "kesombongan" yang kerap kali kita hadirkan, (karena merasa telah cukup akan sebuah keadaan, kalau saja kita bisa lebih bersyukur atas limpahan dan rakhmat Tuhan sang pencipta Alam dunia dan langit.

mari kita jabarkan sedikit saja tentang dua organ ini yang memiliki dua peran penting dalam diri manusia.  kita uraikan sedikit mengenai hal tersebut, bagaimana hal ini sangat mempengaruhi kehidupan manusia.

Intelegensia buatan Manusia : 
Komputer, dan Internet ini merupakan dua fenomena yang sering kali kita gantungkan untuk mengerjakan segala proses kehidupan, dengan mencari ilmu kita dapat menggunakan internet dengan sekali klik saja. Informasi akan tersedia, dan dengan memori yang besar Komputer dapat menampung informasi tersebut, terkadang kita hanya menggunakan ”BUTTON” (Search) / (Find) untuk menemukan informasi atau (Recalling) pemanggilan kembali informasi yang kita butuhkan yang telah tersedia dimemori komputer dan internet sebagai (fasilitas teknologi buatan manusia). Tak dapat disangkal penggunaan internet merupakan momok utama yang sering kali kita elu elukan. Dan kita merasa puas akan fasilitas yang telah disediakan oleh perkembangan teknologi, informasi yang telah ada. dan kita sering kali berterimakasih kepada para pembuat teknologi dan fasilitas ini.














kemudian mari  kita coba bandingkan hal diatas dengan hal ini:


Intelegensia buatan Tuhan :
dua organ saja yang perlu kita bandingkan Otak dan hati yang ada dan dimiliki oleh manusia.

Otak yang telah diciptakan oleh Tuhan memiliki ribuan bahkan jutaan kali lipat kemampuan di atas komputer, perlu bukti? Silahkan baca penemuan penemuan atau kajian tentang otak yang telah meneliti kemampuan otak manusia :

(anda boleh saja mencari di buku gramedia tentang kehebatan otak manusia dan bagaimana cara mengaplikasikan otak kedalam kehidupan, atau lebih sederhana, dengan mensearch di google jika anda ingin mengetahuinya secara cepat)

bisa dengan mengklik di "Google" tentang,
Penelitian otak / Keajaiban otak / fungsi otal (atau apapun yang bisa anda lihat tentang kehebatan otak yang kita miliki)

"mungkin" dengan beberapa kajian dan literature tentang kehebatan otak manusia ini terkadang membuat kita terkagum – kagum, karena sesuatu yang belum kita ketahui ”alat kecerdasan Tuhan” yang telah disediakan ada dalam diri kita


Marian C diamond salah satu peneliti jaringan otak syaraf einstein :

Marian c.d "otak adalah alam semesta seberat satu kilogram"

Prof Diamond pernah menyebutkan kecerdasan einstein dan otak manusia di dunia memiliki kemampuan yang sama, namun einstein memiliki jaringan syaraf-syaraf yang tersambung satu sama lain lebih banyak dibandingkan manusia pada umumnya. (jaringan tersebut terkoneksi) 
sehingga kalau kita membandingkan dengan komputer  hal ini hampir sama seperti yang dimiliki oleh komputer, jika didalam komputer terdapat muatan elektro atau berbagai macam komponen lain nya dan tersambung satu sama lain sehingga komputer dapat difungsikan, manusia pun seperti itu komputer (ciptaan Tuhan) didalam tubuhnya.

Sebuah pernyataan menarik tentang otak :

  • Jika seluruh informasi buku perpustakaan di dunia / seluruh informasi jaringan telekomunikasi di dunia dimasukkan ke otak, otak manusia tidak akan penuh,
  • Kapasitas otak manusia adalah angka satu diikuti angka nol yang panjangnya 105 juta kilometer angka standar

Pernyataan Einstein :
  • Setiap orang bodoh yang cerdas bisa membuat sesuatu yang lebih besar, lebih kompleks, dan lebih keras. Dibutuhkan sentuhan jenius dan banyak keberanian untuk bergerak ke arah yang berlawanan.
  • Imajinasi lebih penting daripada pengetahuan.
  • Gravitasi tidak bertanggung jawab atas orang yang sedang jatuh cinta.
  • Ilmu tanpa agama adalah lumpuh,  agama tanpa ilmu adalah buta.
  • Semuanya harus dibuat sesederhana mungkin, tetapi tidak sederhana.
  • Seluruh ilmu adalah tidak lebih dari merupakan penyempurnaan dari pemikiran sehari-hari.
  • Kita tidak bisa menyelesaikan masalah dengan menggunakan jenis berpikir yang sama kita gunakan ketika kita menciptakannya.
  • Perdamaian tidak dapat dijaga dengan kekuatan. Hal itu hanya dapat dicapai dengan memahami.
  • Saya tidak tahu dengan apa senjata Perang Dunia III akan diperjuangkan, tetapi Perang Dunia IV akan diperjuangkan dengan tongkat dan batu.
  • Saya cukup seorang seniman untuk menggambar bebas di atas imajinasi saya. 
  • disadur dan di copy dari
    logo anne ahira

0 komentar:

Poskan Komentar