Minggu, 01 Mei 2011

Seorang anak belajar dari apa yang diajarkan

 Children Learn What They Live 
( Ungkapan Dalam Mendidik Anak)
By Dorothy Law Nolte, Ph.D.

Bahasa Indonesia
&
English version

Jika anak di besarkan dengan celaan, ia belajar memaki  
If children live with criticism, they learn to condemn.

Jika anak di besarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi 
If children live with hostility, they learn to fight.

Jika anak di besarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah
If children live with fear, they learn to be apprehensive.

Jika anak di besarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri
If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.

Jika anak di besarkan dengan olok-olok, ia belajar rendah diri
If children live with ridicule, they learn to feel shy.

Jika anak di besarkan dengan rasa cemburu, ia belajar untuk iri hati (cemburu)
If children live with jealousy, they learn to feel envy.

Jika anak di besarkan dengan dipermalukan, ia belajar merasa bersalah
If children live with shame, they learn to feel guilty.

Jika anak di besarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
If children live with encouragement, they learn confidence.

Jika anak di besarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
If children live with tolerance, they learn patience.

Jika anak di besarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
If children live with praise, they learn appreciation.

Jika anak di besarkan dengan penerimaan, ia belajar mencinta
If children live with acceptance, they learn to love.

Jika anak di besarkan dengan dukungan, ia belajar menenangi diri

If children live with approval, they learn to like themselves.

Jika anak di besarkan dengan pengakuan, ia belajar mengenali tujuan

If children live with recognition, they learn it is good to have a goal.

Jika anak di besarkan dengan rasa berbagi, ia belajar kedermawaan
If children live with sharing, they learn generosity.

Jika anak di besarkan dengan kejujuran dan keterbukaan  ia belajar kebenaran dan keadilan
If children live with honesty and fairness, they learn truthfulness and justice

Jika anak di besarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
.If children live with kindness and consideration, they learn respect.

Jika anak di besarkan dengan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan


If children live with friendliness, they learn the world is a nice place in which to live.

Jika anak di besarkan dengan ketentraman, ia belajar berdamai dengan pikiran
 If children live with security, they learn to have faith in themselves and in those about them.

bikin laper.... laperr ('-,')

besarnya......bisa bagi2 sama yg lain (`v`)



pantesan aja daging di pasar deket kosanku abis....pasti ada di sini semua nih..!

hemmm..santailah....

lucu dehh :)


pernah liat deh...kayak siapa yah???

JILC me manque (^^,)

Avicenna – 5 miss u....muaacchhh...!
Well, in my class in JILC perintis,Avicenna-5, there are 20 students...2 boys and 18 girl...actually,the boy just 1,5 (^o^) why? Because one of them is like half women – half man ~(^v^~) (~^,^)~
1.       Satrya
2.       Iqbal / Balla’ (the half >,< )
3.       Me
4.       Irha
5.       Novy
6.       Rini
7.       Agus (the boy? Nope! She is AGUSriyana)
8.       Elina
9.       Riska
10.   HCL ACL
11.   Iska (the tallest)
12.   Niza
13.   Hello  Hae (like Hello *in indonesian only*)
14.   Fitrah (like the boy name,isn’t? Nope,nope,nope ! she is FITri RAHmiyani)
15.   Kadek
16.   Etc…